Penjelasan Variabel:
Kode Provinsi (kode_provinsi): Kode unik yang merepresentasikan provinsi Kalimantan Selatan, dengan nilai 63. Ini adalah identifikasi administratif tingkat provinsi.
Nama Provinsi (nama_provinsi): Nama provinsi di mana data dikumpulkan, yaitu Kalimantan Selatan.
Kode Kabupaten/Kota (kode_kabupaten_kota): Kode unik yang merepresentasikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dengan nilai 6307. Kode ini digunakan untuk pengelompokan administratif pada tingkat kabupaten/kota.
Nama Kabupaten (nama_kabupaten): Nama kabupaten di mana data dikumpulkan, yaitu Hulu Sungai Tengah.
Kode Kecamatan (kode_kecamatan): Kode unik untuk setiap kecamatan dalam Kabupaten Hulu Sungai Tengah, misalnya 6307010 untuk Haruyan.
Nama Kecamatan (nama_kecamatan): Nama kecamatan di mana data dikumpulkan, seperti Haruyan, Batu Benawa, Hantakan, dan lainnya.
Malaria: Jumlah kasus mALARIA per tahun 2025 di kecamatan tersebut. Indikator kesehatan ini mengukur prevalensi infeksi mALARIA, yang merupakan masalah utama di beberapa wilayah Indonesia termasuk Kalimantan Selatan.
TB Paru: Jumlah kasus TB PARU per tahun 2025. Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular berbahaya, dan data ini membantu mengidentifikasi daerah dengan tingkat infeksi yang tinggi.
Pneumonia: Jumlah kasus PNEUMONIA per tahun 2025. Pneumonia merupakan penyakit paru-paru akut, sering kali menyerang anak-anak dan orang tua, dan menjadi salah satu penyebab kematian utama di Indonesia.
Kusta (Leprosi): Jumlah kasus KUSTA per tahun 2025. Kusta adalah infeksi kronis yang menyerang sistem saraf peripheral, dan data ini mencerminkan prevalensi infeksi ini di daerah tersebut.
Tetanus: Jumlah kasus TETANUS per tahun 2025. Tetanus adalah infeksi bakteri, dan data ini membantu menentukan area dengan tingkat keparahan gangguan kesehatan ini.
Campak: Jumlah kasus CAMPAK per tahun 2025. Campak adalah penyakit infeksi yang sangat menular, dan data ini mengukur prevalensi penyakit ini di daerah tersebut.
Diare: Jumlah kasus DIARE per tahun 2025. Diare merupakan salah satu masalah kesehatan publik utama, terutama pada anak-anak, dan data ini mengukur prevalensi penyakit ini di daerah tersebut.
DBD (Demam Berdarah Dengue): Jumlah kasus DBD per tahun 2025. DBD adalah penyakit infeksi yang menyebar melalui nyamuk, dan data ini mengukur prevalensi penyakit ini di daerah tersebut.
AIDS (Kasus Baru): Jumlah kasus AIDS baru per tahun 2025. AIDSmerupakan penyakit menular akibat HIV, dan data ini mencerminkan prevalensi infeksi HIV di daerah tersebut.
AIDS (Kasus Kumulatif): Jumlah total kasus AIDS yang terdiagnosis hingga tahun 2025. Ini memberikan gambaran tentang tingkat penyebaran AIDS secara keseluruhan di daerah tersebut.
IMS (Indeks Manfaat Sistem): Indikator kesehatan ini mengukur manfaat sistem kesehatan terhadap masyarakat. Nilainya antara 0 dan 1, dengan nilai lebih tinggi menunjukkan manfaat yang lebih baik.
Cakupan Data:
Data ini mencakup kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Data dipisahkan berdasarkan kecamatan, dengan masing-masing variabel menunjukkan jumlah kasus penyakit tertentu per tahun 2025 di setiap kecamatan.
Informasi ini sangat penting untuk pemerintah dan organisasi kesehatan dalam mengidentifikasi daerah dengan prevalensi tinggi dari berbagai jenis penyakit. Ini dapat digunakan untuk menyusun program pencegahan dan penanganan yang lebih efektif, serta alokasi sumber daya kesehatan secara tepat.