Pelestarian arsip sangat penting untuk menjaga keberlangsungan informasi dan sejarah. Berikut beberapa hal terkait pelestarian arsip:
1. Pengawetan fisik: Melindungi arsip dari kerusakan fisik, seperti kelembaban, cahaya, dan hama.
2. Penggunaan bahan yang tepat: Menggunakan bahan yang tahan lama dan tidak bersifat asam untuk menyimpan arsip.
3. Pengorganisasian: Mengatur arsip dengan sistem yang baik untuk memudahkan pencarian dan akses.
4. Digitalisasi: Mengubah arsip fisik menjadi format digital untuk memudahkan akses dan pelestarian.
5. Pengamanan: Melindungi arsip dari kehilangan, pencurian, atau kerusakan akibat bencana.
Pelestarian arsip dapat dilakukan oleh lembaga arsip, perpustakaan, atau organisasi lainnya yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan informasi dan sejarah.