Komposisi Sampah Plastik di Kota Sabang

Perkembangan industri plastik di Indonesia dimulai sekitar tahun 1963. Perkembangan ini disebabkan oleh kemudahan manufaktur, fleksibilitas dan kedap air, dan kegunaan plastik yang sangat luas, baik untuk rumah tangga maupun untuk industri dan alat-alat lainnya. Saat ini, plastik telah berhasil mendominasi kehidupan manusia. Namun demikian, saat plastik telah menjadi sampah, plastik sangat potensial mencemari lingkungan. Bahan plastik yang sulit terdegradasi akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Pada saat penimbunan akhir di TPA, karena berat plastik yang ringan, sampah plastik cenderung terangkat ke permukaan dan mengotori lingkungan sekitar. Kemudian, jika terjadi kebakaran, plastik menimbulkan zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan. Sementara itu, jika tercecer di badan air, plastik cenderung menyumbang aliran. Dalam penerapan daur ulang plastik, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Sabang telah melakukan sosialisasi pencacahan sampah plastik kepada masyarakat. namun demikian terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi terkait dengan penerapan daur ulang sampah plastik di Kota Sabang

Duomenys ir ištekliai

Papildoma informacija

Laukas Reikšmė
Last Updated spalio 11, 2022, 02:24 (UTC)
Sukurtas spalio 11, 2022, 02:24 (UTC)