Peserta KB Aktif Metode Modern menurut jenis Kontrasepsi, dan Peserta KB Aktif Mengalami Efek Samping, Komplikasi Kegagalan dan Drop out Kab Sambas Tn 2022

Dataset ini memuat Peserta KB Aktif Metode Modern menurut jenis Kontrasepsi, dan Peserta KB Aktif Mengalami Efek Samping, Komplikasi Kegagalan dan Drop out menurut Kecamatan dan Puskesmas Kabupaten Sambas Tahun 2022

Duomenys ir ištekliai

Papildoma informacija

Laukas Reikšmė
Last Updated liepos 18, 2023, 09:39 (UTC)
Sukurtas liepos 18, 2023, 09:39 (UTC)
Definisi Pasangan Usia Subur (PUS) : Pasangan suami istri yang istrinya yang terikat dalam perkawinan yang sah yang istrinya berumur antara 15-49 tahun. | Peserta KB Aktif Metode Modern (mCPR) : Peserta KB baru dan lama yang masih aktif memakai kontrasepsi terus-menerus dengan metode modern (kondom, suntik, pil, AKDR, MOW, MOP, Implan, MAL) untuk menunda, menjarangkan kehamilan atau mengakhiri kesuburan. | Kondom : Peserta KB aktif yang metode kontrasepsinya menggunakan kondom. | Suntik : Peserta KB aktif yang metode kontrasepsinya menggunakan suntik. | Pil : Peserta KB aktif yang metode kontrasepsinya menggunakan pil. | AKDR : Peserta KB aktif yang metode kontrasepsinya menggunakan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). | MOW : Peserta KB aktif yang metode kontrasepsinya menggunakan Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi. | MOP : Peserta KB aktif yang metode kontrasepsinya menggunakan Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi. | Implan : Peserta KB aktif yang metode kontrasepsinya menggunakan Implan. | MAL : Peserta KB aktif yang metode kontrasepsinya menggunakan Metode Amenore Laktasi (MAL). | Efek Samping Ber-KB : Peserta KB Aktif yang mengalami efek samping yang tidak diinginkan akibat penggunaan alat kontrasepsi tetapi tidak menimbulkan akibat yang serius, contohnya: 1. Perubahan pola menstruasi, antara lain menstruasi lebih sedikit atau lebih pendek, menstruasi jarang, menstruasi tidak teratur, dan tidak menstruasi. 2. Menstruasi memanjang Kram dan nyeri perut 3. Anemia 4. Pasangan dapat merasakan benang AKDR copper T saat senggama 5. Nyeri hebat di perut bawah (curiga penyakit radang panggul) 6. Jerawat 7. Nyeri Kepala 8. Nyeri atau nyeri tekan payudara 9. Mual, Kembung atau rasa tidak nyaman di perut 10. Peningkatan berat badan 11. Pusing 12. Perubahan suasana hati 13. Sakit kepala biasa (bukan migraine) 14. Perubahan mood dan aktivitas seksual. | Komplikasi Ber-KB : Peserta KB Aktif yang mengalami gangguan kesehatan mengarah pada keadaan patologis, sebagai akibat dari proses tindakan/ pemberian/ pemasangan alat kontrasepsi yang digunakan seperti: perdarahan, infeksi/abses, fluor albus bersifat patologis, perforasi, translokasi, hematoma, tekanan darah meningkat, perubahan HB, ekspulsi Komplikasi yang terjadi dalam satu periode satu tahun kalender dihitung satu kali. Dihitung per metode kondom, suntik, pil, AKDR, implan, MOW, MOP, MAL). | Kegagalan Ber-KB : Kasus terjadinya kehamilan pada peserta KB aktif yang pada saat tersebut menggunakan metode kontrasepsi. | Drop Out Ber-KB : Peserta KB Aktif yang tidak melanjutkan penggunaan kontrasepsi (drop out) dalam satu tahun kalender dibandingkan jumlah peserta aktif di wilayah kerja tertentu. Kasus DO tidak termasuk mereka yang ganti cara.
Konsep Peserta KB Aktif Metode Modern
Satuan Persen
Sumber Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas
Ukuran Jumlah